Heboh Jemaah Umrah Asal Sulsel Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Kabah, Keluarga Beri Klarifikasi

- Senin, 23 Januari 2023 | 10:28 WIB
Jemaah Umrah Asal Sulsel Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Ka'bah
Jemaah Umrah Asal Sulsel Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Ka'bah
URBANDEPOK.COM - Heboh! Seorang jemaah umrah asal Indonesia diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita saat berada di depan Ka'bah.
 
Kejadian kasus dugaan pelecehan seksual di depan Ka'bah ini dilakukan oleh seorang pria bernama Muhammad Said (MS) usia 26 tahun yang berasal dari Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).
 
Muhammad Said diduga telah melakukan pelecehan seksual pada seorang wanita asal Lebanon pada saat tawaf di Masjidil Haram. 
 
Kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh jemaah umrah asal Sulsel ini seketika membuat masyarakat heboh.
 
 
Hingga akhirnya pihak keluarga MS mengklarifikasi soal dugaan pelecahan seksual yang dilakukan pada wanita Lebanon ini.
 
Dalam sebuah thread Twitter yang diunggah pada Sabtu 21/01/2023 oleh akun @iniakuhelmpink, pihak keluarga mengklarifikasi soal berita yang menghebohkan ini.
 
Awalnya pihak keluarga MS meminta bantuan agar klarifikasi yang ditulisnya bisa disebarluarkan demi meredakan berita yang saat ini beredar luas di sosial media.
 
Pihak keluarga melalui thread Twitter @iniakuhelmpink menceritakan kronologi saat MS dituding melakukan pelecehan seksual pada wanita Lebanon ini.
 
Disebutkan bahwa MS sampai di Mekkah dari Madinah bersama rombongan pada 8/11/2022. Selanjutnya MS melakukan tawaf bersama ibu, kakak dan neneknya pada 10/11/2022 pada pukul 1 malam waktu Mekah.
 
 
Pada saat itu MS meminta agar ibunya menunggu di area luar Ka'bah karena banyaknya jemaah yang beribadah umrah, takut ibunya terhimpit jemaah yang lain.
 
Saat hendak memegang sudut Kabah, tiba-tiba saja ada jemaah lain yang menarik pakaian ihramnya ke belakang. Lalu karena takut melorot, akhirnya MS menariknya ke depan.
 
Setelah itu, saat MS keluar dari kumpulan jemaah tiba-tiba saja ia ditarik oleh 2 polisi dan Askar yang ada ditempat kejadian.
 
Tanpa tahu menahu dan bingung, MS pun dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan atas tudingan pelecehan seksual tersebut. 
 
Karena dibawa ke kantor polisi, MS yang saat itu meninggalkan ibunya di luar area Kabah pun berusaha untuk menghubungi keluarga di Indonesia karena hp ibunya tidak aktif.
 
 
MS meminta agar keluarga Indonesia mengabarkan pada kakaknya yang ada di Mekah bahwa dirinya telah ditangkap atas tuduhan pelecehan seksual.
 
Pihak polisi setempat mengatakan jika ada wanita asal Lebanon yang melaporkan MS karena telah memegang payud4r4 nya saat berada di depan Kabah.
 
Karena kendala bahasa, MS tak bisa berkutik saat dimintai keterangan, bahkan ia juga sempat dipukul oleh pihak polisi disana.
 
Pada saat itu wanita Lebanon yang melaporkan MS tidak berada di kantor polisi. Hingga akhirnya ia harus ditahan selama 5 hari dan dijanjikan akan bebas.
 
Awalnya pihak keluarga berpikir bahwa penyelesaian kasus tudingan pelecehan seksual yang menyeret MS ini memang membutuhkan waktu sehingga tidak mempermasalahkannya.
 
 
Namun saat tiba waktu pulang ke Indonesia, Muhammad Said belum juga dibebaskan dan harus tetap tinggal sampai selesai pengadilan.
 
Pria jemaah umrah asal Sulsel inipun divonis dengan hukuman 2 tahun penjara atas kasus pelecehan seksual pada seorang wanita asal Lebanon.
 
Pihak keluarga merasa ada kejanggalan dalam kasus ini. Pasalnya kasus pelecahan seksual ini tidak memiliki bukti. Saksinya pun hanya 2 polisi yang menangkap MS di tempat kejadian perkara (TKP).
 
Saat pengadilan berlangsung wanita yang melaporkan Muhammad Said atas tuduhan pelecehan seksual tak pernah hadir dalam proses tersebut.
 
Setiap hari Muhammad Said menghubungi keluarga dan mengaku jika ia dipaksa mengakui tuduhan pelecehan seksual tersebut. 
 
 
Kemudian pihak keluarga menerima kabar melalui surat yang disampaikan pada kepala penyelenggara haji dan umroh di Sulsel yang membuat mereka sakit hati.
 
Dalam keterangan disebutkan jika Muhammad Said sudah mengakui perbuatan tercela itu. Pihak keluarga hanya meminta bukti apakah ini benar adanya atau tidak.
 
Saat ini Muhammad Said telah ditahan dan menjalani masa hukuman dua tahun perjara atas kasus pelecehan seksual di depan Ka'bah.***
 
 

Editor: Anisa Dewi Ariani

Sumber: instagram @memomedos, Twitter @iniakuhelmpink

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X